Tampilkan postingan dengan label parenthing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label parenthing. Tampilkan semua postingan

29.11.10

TIPS: Mengatasi Kebiasaan Mengemut Makanan

Si kecil suka mengemut makanannya? Yuk, ma...intip Tips berikut ini yaa... :)
  • Ajari cara mengunyah yang benar
Orangtua harus berperan aktif dalam mencontohkan cara mengunyah yang benar secara bertahap, yaitu bagaimana cara mambuka mulut dan menggerakkan rahang.
  • Variasikan menu
Menu yang itu-itu saja akan membuat anak bosan dan malas makan, bahkan mendorong anak menjadi picky eater. Sajikan makanan yang berbeda setiap harinya.  Atau bisa juga dengan mengganti nasi dengan roti, makaroni atau mie.  Sesekali biarkan anak memilih makanan kesukaannya agar lebih bersemangat saat makan.
  • Hentikan kebiasaan mengisap dot
Kebiasaan ini bisa membuat anak juga terbiasa mengemut makanannya.  Kurangi pemberian dot dan terangkan kepada anak dengan bahasa yang sederhana mengenai efek buruk dari mengemut makanan.
  • Ciptakan waktu makan yang menyenangkan
Hindari memberi makan anak sambil bermain atau menonton televisi.  Biasakan makan bersama di meja makan dengan anggota keluarga yang lain.  Jangan mencubit apalagi memukul anak apabila ia mengemut makanannya atau berlama-lama makan.
  • Waktu makan batasi maksimal 30 menit
Biasakan membatasi waktu makan, karena makanan yang terlalu lama tidak dimakan juga akan mengalami proses oksidasi dan terkontaminasi sehingga menyebabkan rasa makanan menjadi berubah.  Selesaikan makan dalam waktu 30 menit.  Biarkan makanan yang tersisa, sebisa mungkin hindari memaksa anak karena hanya akan menyebabkannya trauma dan akibatnya waktu makan akan menjadi saat yang menakutkan baginya.  Lebih baik berikan makanan dalam porsi yang lebih sedikit namun sering (small frequent feeding).
  • Makan dahulu sebelum main
Pisahkan waktu antara makan dengan bermain.  Terlalu asyik bermain juga bisa menyebabkan anak lupa mengunyah.

Perawatan Bayi Prematur

Mama punya bayi prematur?  Jangan berkecil hati, yuk pelajari cara mudah dan murah dalam merawat bayi prematur ini. Kangaroo Mother Care (KMC) adalah cara perawatan bayi prematur oleh mama ataupun papa, dengan tujuan memberikan kehangatan pada bayi laiknya mesin inkubator.  Caranya adalah dengan memeluknya dalam keadaan sama-sama telanjang, baik mama maupun bayi.  Tahapnya adalah sebagai berikut;
  • Bayi diletakkan di dada Mama
Bayi dalam keadaan telanjang (lengkap dengan selang-selang yang membantu menjaga kestabilan tubuhnya) diletakkan di atas dada mama atau papa yang telanjang dengan posisi yang tidak mengganggu jalan napas bayi (terjadi kontak kulit).
  • Pengaturan Pencahayaan
Suasana kamar sebaiknya diatur sedemikian rupa sehingga teduh dan nyaman bagi bayi, karena selama di dalam kandungan bayi terbiasa dengan suasana/pencahayaan yang temaram.
  • Suasana Tenang
Bayi prematur membutuhkan susana yang tenang, maka sebaiknya hindari suasana yang bising.
  • Pastikan Kebersihannya
Bagaimanapun kondisi bayi prematur masih sangat rentan terhadap serangan virus atau penyakit, sehingga sangat penting untuk menjaga kebersihan tubuh dan lingkungannya.

Dalam melakukan KMC ini ada hal-hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Waspada bayi biru
Kadangkala sesaat setelah bayi diletakkan di dada mama/papa, bayi akan tampak biru.  Jika demikian jangan panik, mintalah perawat untuk membantu mama meletakkan kembali bayi ke dalam inkubator.  Ini bisa terjadi karena antara mama dan bayi sama-sama masih belajar.  Kemungkinan setelah beberapa kali bayi dan mama akan terbiasa dengan metode ini sehingga prosesnya akan lebih kancar.
  • Waspada pada suasana temaram
Mama sebetulnya tidak perlu khawatir apabila bayi berada pada ruangan yang temaram maka akan sulit untuk dipantau dengan sempurna.  Asalkan mama dan perawat bekerjasama dengan baik dan memberikan perhatian khusus maka hal ini bisa diatasi.

Perawatan di Rumah

Setelah bayi mama bisa dibawa pulang, maka beberapa hal berikut ini perlu diperhatikan;
  • Sama-sama belajar isyarat
Setiap bayi pasti memberikan isyarat jika ia membutuhkan sesuatu, mama sebaiknya memperhatikan dan mempelajarinya, sehingga kebutuhan bayi akan senantiasa terpenuhi.
  • Berikan Asi
Bayi prematur membutuhkan susu berprotein tinggi untuk mempercepat proses penyesuaian dirinya dengan lingkungannya.  ASI memiliki kandungan yang unik untuk setiap bayi.  Maka jika mama memiliki bayi prematur, jangan khawatir karena ASI mama akan juga mengandung protein yang tinggi sesuai dengan kebutuhan bayi prematur.
  • Jaga suhu tubuh bayi
Hal yang sering menjadi masalah bagi bayi prematur adalah dropnya suhu tubuh.  Maka ketika bayi prematur sudah pulang ke rumah, mama dan papa harus selalu memperhatikan suhu tubuh dan lingkungannya, sebaiknya jangan terlalu panas ataupun dingin.  Begitupun dengan suhu air untuk memandikannya, cukup hangat-hangat kuku.
  • Jaga Kebersihan
Selalu jaga kebersihan bayi dan lingkungannya, karena bayi prematur lebih rentan terhadap virus dan penyakit.  Jika ada anggota keluarga yang sakit, sebaiknya dijauhkan dari bayi untuk sementara.
  • Stimulasi
Setelah berada di rumah, jangan lupa berikan stimulasi pada bayi prematur sesuai dengan usianya. Kenalkan padanya perbedaan warna, ekspresi mama dan papa, bunyi-bunyian, juga gelap dan terang.  Bayi prematur juga butuh stimulasi yang tepat si usianya.
 

Dunia Mama Copyright © 2009 Fashionzine is Designed by Ipietoon for Bie Blogger Template
In Collaboration With Teen Celebrities